SELAMAT DATANG DIBLOGKU SEMOGA BERMANFAAT " KARIM "

Selasa, 30 November 2010

Kabar Tentang Suzuki Thunder 150

Apakah Suzuki Thunder 150 benar-benar akan datang seperti yang sudah dinanti-nanti? Setelah di India muncul GS150R yang berkapasitas 150cc diperkirakan munculnya Thunder 150 benar-benar akan terjadi. Tapi bagaimana tanggapan orang-orang Indomobil Suzuki Internasional (ISI) soal ini?

Membaca di detik soal keberadaan Thunder 150 sepertinya harapan orang-orang akan terwujud. Tertulis bahwa Sales Administration Section Head (Manager) ISI, Suandi Widiarto mengatakan bahwa mereka akan mengeluarkan produk tersebut bila pasar menghendaki Thunder dengan kapasitas mesin yang lebih besar.
Pernyataan di atas bisa saja basa-basi untuk mengulur waktu dan membuat penasaran sampai tanggal peluncuran. Bisa juga menjadi jawaban diplomatis yang kemudian disangkal di kemudian hari (hmm…jadi ingat satu kasus)
Keberadaan Thunder 125 bagaimana? Bisa discontinued atau lanjut, tergantung kebijakan ISI sendiri. Namun mengingat pasar sport 125 bukanlah ladang yang berdarah-darah, sebuah hal baik bila ISI tetap melanjutkan penjualan Thunder 125.
Tinggal bagaimana nanti penempatan harga agar tidak bertabrakan dan saling makan ala Karisma-Supra X125. Namun berhubung kapasitas mesinnya berbeda hal tersebut rasanya bisa dihindari. Kemudian yang juga perlu diperhatikan adalah kapasitas produksi pabrik yang harus dicukupi agar tidak seperti kasus Yamaha yang kelabakan memenuhi permintaan konsumen akan Mio.
Dan bagaimana nantinya Thunder 150 ini? Cuma jadi kabar burung atau benar-benar akan meluncur, kita tunggu saja. Semoga ISI pintar-pintar membaca kebutuhan masyarakat…

Suzuki Thunder 150

saya berharap Suzuki mengeluarkan Thunder B-150 (baby B-King).

Spesifikasi mesin : Satria FU biar bisa menekan harga.
Tapi...........asalkan........
TENAGA MAKSIMAL 17PS/9500rpm
TORSI MAKSIMAL 18Nm/7500rpm
Starter Listrik dan kaki (jangan meniru Thunder Lama)
Transmisi Jelas 6 percepatan
Rem depan-belakang Cakram
Shifter Light seperti new Satria FU150
Harga 20,5 juta

Hitung-hitung pengalaman Yamaha V-Ixion yang mesinnya mengambil basis Jupiter MX.
Jadi Thunder B-150 memakai mesin Satria FU
Model yang diharapkan adalah rangka mirip Delta Box yang kekar.
Kalau knalpotnya besar. Kemungkinan orang takut kepanasan yah, Indonesia juga beriklim Tropis toh.
Apa sudah ada Suzuki Satria FU150 yang dimodifikasi menjadi Suzuki B-King ???

SUZUKI THUNDER 150 cc

Ini dia SUZUKI THUNDER 150 cc , yang rencananya akan menggantikan saudara kandungnya Suzuki Thunder 125 bro...
Cekidot spesifikasinya bro :
Engine
Type: Four-stroke, Air-cooled,SOHC
Displacement: 149.5 cm3 (cc)
Max Power: 13.8bhp@8500rpm
Max Torque: 13.4Nm@6000rpm
Compression ratio: 9.35/1
Carburetor: BS26 with TPS
Ignition: CDI
Transmission: 6-speed (1-down, 5-up)
Starting: Electric & kick


Dimensions
Overall length: 2,095 mm
Overall width: 775 mm
Overall height: 1,120 mm
Wheelbase: 1340 mm
Ground clearance: 160 mm
Seat height: 790 mm

Dry weight 134 kgs
Curb mass 149 kgs

Tyre Size

Front: 2.75-18 42P

Rear: 100/90-18 M/C 56P

2010 Suzuki Hayabusa Pictures






2010 Suzuki Hayabusa Pictures

Suzuki’s 2010 Boulevard M50 Gets A New Look

Shortly after following the Australian launch of the classically styled Boulevard C109RT, Suzuki has announced the release of the 2010 Suzuki Boulevard M50.
Suzuki’s 2010 Boulevard M50 muscle cruiser has a new look and it all starts with more chrome! The tail section and engine get some shiny new metal and other enhancements such as a new headlight cowl, reshaped seat, new rear fender and optional new tail section cover at the rear. Silver finishes have also been added to the 16-inch front and 15-inch rear wheels.
Integrated within the headlight cowl, the Boulevard M50 features a new instrument cluster, while the LED taillight has been reshaped to complement the new tail section. The updated M50 isn’t all about styling however, with the handlebars now closer to the reshaped seat for improved rider comfort, inverted 41mm front forks and progressive rear suspension with a mono-shock absorber that works with the double-cradle steel frame to provide comfort and sportier handling.
Weighing in at 584lbs (265kg) and powered by a fuel-injected and liquid-cooled 805cc 50 cubic-inch V-twin engine, Suzuki says its new entry-level M bike delivers impressive torque all the way through the rev range. A 32-bit ECM manages flow through the secondary butterfly valves that Suzuki claims “delivers smooth low-to-mid rpm throttle response and high torque output”.
It’s priced in Austria from  $10,990+GST (and on-road costs), the 2010 Suzuki Boulevard M50 is available in black or candy orange, with Suzuki’s two-year unlimited kilometer warranty.

Senin, 29 November 2010

Yamaha RX-King vs Suzuki Thunder 125

Sejak tahun 1993 sy sudah memakai mtr Yamaha RX-King. Itu adlh mtr pertama sy dan sampai lbh krg 3x berganti mtr sy selalu memilih Yamaha RX-King.
Tapi sejak berkeluarga sy berganti dgn mtr 4t. Sekarang keinginan utk punya RXKing itu ada lg. Tapi..ada banyak pertimbangannya.
Sejak YMKI menstop produksi Yamaha RXKing thn lalu sy jd ragu2 utk menimangnya kembali. Apalagi udh ada warning klo onderdil2nya cma beredar sampe 2014. Semakin ragu deh sy jadinya.
Balik k thn 2005. Waktu itu sebenernya pilihan sy adlh Suzuki Thunder 125. Pertama kli melihat lsg jatuh hati sy. Gimana ga gtu..tampangnya itu lho sangar bgt! Macho abis deh pokoknya. Tapi apa daya duit yg ada d tangan cma cukup utk DP Shogun 125 yg sy pake sampe skrg.
Setahun kemudian seorang temen ada yg main k rumah sy sambil bawa mtr Thunder 125 itu. Kesempatan itu sy pake utk tukar pinjam sama dia. Ya udah deh..Shogun 125 d pegang sama dia.
Kurang lbh seminggu sy pake Thunder 125 wrna hitam. Ya ampun..ternyata mtr itu keberatan body rupanya. Kecepatan maximal yg d dpt waktu boncengan cma 80kpj aja. Gas udh mentog, gigi 5. Klo jalan sendirian mendingan deh..gigi 5 mentog 100kpj ga mau naik lg.
Tapi kekurangannya itu terbayar dgn kestabilannya yg lumayan mantap! Utk melibas tikungan d kecepatan 60kpj body ga bergoyang sedikitpun..beda ama mtr bebek Shogun 125 yg sy pake sehari2.
Selain itu konsumsi bensinnya lbh irit drpd Shogun 125. Perhitungannya d isi bensin Pertamax 20rb yg wktu itu hrganya sktr 5000 bs d pake utk 1 minggu dgn rute harian 25km utk rumah-kantor dan sabtu/minggu jalan2 lbh/krg 25km berarti total seminggu jarak tempuhnya 150km. Bensin 4 liter bs utk 150km. Fantastik!
Kalo d banding konsumsi bensin Shogun 125 sy dgn pengisian yg sama memerlukan 2x pengisian 20rb dan 10rb. berarti 30rb utk seminggu.
Berarti Thunder 125 ini emang pantes dgn apa yg sy idam2kan. Power mesin cukuplah..apalagi skrg sy udh jrg ngebut. Keiritan bensinnya itu yg bikin sy kepincut. Apalagi kesengsem bgt waktu lihat tampangnya yg gagah itu.
Cuma sayang seribu sayang..dgn dana yg ada skrg sy cma mampu beli yg second utk Thunder 125 keluaran pertama thn 04/05.

CARA BONGKAR/PASANG BODY COVER SUZUKI TITAN

Jumat, 26 November 2010

Motorcycle Insurance - Don't Ride Without It

Motorcycle Insurance - mandatory in most, if not all, states - you simply should not ride a motorcycle without being insured. There are insurance companies that specialize in motorcycle insurance, and you can obtain the proper coverage from the well-known companies - Dairyland Cycle Insurance, Allstate, State Farm, Geico and Nationwide.
You should shop around for the best rates for the right coverage, but you need to pay particular attention to what coverage you are buying. Compare motorcycle insurance quotes and save!
You absolutely need Liability Coverage which protects you in the event you cause an accident that results in property damage and/or injuries to another person. However, liability coverage does not cover YOU or your motorcycle.Comprehensive coverage pays for damages caused by an event other than a collision, such as fire, theft or vandalism. However, just like collision coverage, your insurance company will pay for damages, minus your deductible, and will cover only the book value of the motorcycle.
Collision coverage pays for damage to your motorcycle if you are involved in an accident. Your insurance company pays for damages, minus your deductible, caused when you collide with another vehicle or object. Collision insurance usually covers the book value of the motorcycle before the loss occurred. (If you finance your motorcycle, you will have to provide proof of collision coverage to your loan company)

Medical Payment Coverage

You also need to make sure that your policy allows for coverage for medical treatment that YOU may need after an accident, whether your fault or the fault of another. Coverage for medical payments is a separate part of any insurance policy, apart from liability, collision or comprehensive coverage.Keep in mind that there are limits to the amount of medical payments that your motorcycle insurer will pay, and that this coverage is also subject to a deductible. Most insurance contracts also limit payment for medical expenses to one year after an accident. If you have health insurance, the motorcycle insurance company may seek to apportion payments to the limit of it's liability as compared to all applicable coverage. (Yes, it's complicated)
Additionally, if you are injured because of the fault of another, and you recover money damages from the other driver's insurance policy, you may be required to reimburse your insurer a portion of the money paid for your medical treatment. This is known as subrogation. Look for a subrogation clause in your policy to determine if you have such an agreement.

Uninsured Motorists Coverage

I also HIGHLY recommend the addition of uninsured motorists coverage, because - believe it or not - there are still a number of vehicles on the road that are uninsured or under-insured. If the legal requirement for liability coverage is $25,000, you can bet that a large percentage of the motorists will have that coverage. Given the costs of medical treatment, that may not even cover treatment in an emergency room.Bottom Line: Protect your motorcycle, yourself and your future. Get appropriate coverage, with sufficient limits to protect yourself and your family. Some motorcycle policies allow for lower premiums during the off-season, which saves some money - but you may have to ask for this. However, make sure that you still have comprehensive and collision coverage during the off-season --- just in case ---shit happens.

Suzuki GSXR 1000 wallpapers



Suzuki GSXR 1000 wallpapers

Suzuki GSX-R600 Specifications

Suzuki GSX-R600 Specifications Engine: 599cc,4-stroke,four-cylinder, liquid-cooled, DOHC, 16-valve Bore Stroke: 67.0 x 42.5mm Compression Ratio: 12.5:1 Fuel System: Fuel Injection Lubrication: Wet Sump Ignition: Digital/transistorized Transmission: 6-speed, constant mesh Final Drive: #525 chain Overall Length: 2055mm...

Honda RC212V New Model Motorcycle


Honda RC212V New Model Motorcycle

Free pics of Stunt bikesr

Stunt bikes, Honda CBRs, Suzuki GSX-Rs and lots of other Japanese sportbikes all stripped down and set up to do wheelies.

Jason Pullen, former supermotard racer, decided to give it a try when his supermotard motor blew at an event in Sacramento. He was checking out the other riders around the place when he saw some stunt riders and said, why not?


Free pics of Stunt bikesr

CEPOT Cewek Knalpot







sexy motorcycle

Rabu, 24 November 2010

DESAIN FITUR SUZUKI TITAN 115cc

Desain yang sporty, mesin sport 4 langkah dengan kapasitas 115 CC dilengkapi Electric Starter,Disk Brake,Casting Wheel,Multi Reflektor Head Lamp, Aluminum Trail Grip dan daya tahan yang tinggi serta harga yang kompetitif merupakan gaya sejati bagi TITAN 115












Kamis, 18 November 2010

LAMPU DEPAN SUZUKI TITAN 115.DAN STRIA FU 150... ON TERUS

Pertama dalam sejarah produksi speda motor indonesia , Automatic light on pertama di terapkan pada varian bebek Suzuki indonesia. Yaitu pada Suzuki Smash Titan dan Satria FU 150.
Mari liat gambar-gambarnya :

 satria FU 150

 suzuki titan

Rabu, 17 November 2010

Cara Setel Klep suzuki Skydrive


bgr : 1




 gbr : 2










 gbr : 3








 gbr : 4
Karena masih tergolong skutik baru maka enggak ada salahnya bila kita pelajari item-item tune-up pada Suzuki Skydrive. Minimal buat pengetahuan si pemilik agar makin akrab dengan besutannya.
Mari kita pelajari cara setel klepnya. Dibantu oleh rekan-rekan dari Suzuki Training Center (STC) kita dipandu agar tahu item-item setel klep atau sukur-sukur bisa melakukannya sendiri.

Agar lebih mudah mari diurutkan dari yang paling pertama harus dilakukan. Untuk bisa mencapai area kepala silinder harus melepas jok, boks di bawah jok dan cover body yang menutupi kepala silinder.
“Setelah terbuka semua, dari atas posisi karburator, air filter dan head silinder langsung bisa terlihat,” 

Kalau sudah terlihat kepala silindernya, segera ambil kunci L untuk membuka dua baut penguncinya (gbr.1). Setelah terbuka bisa terlihat kan setelan klepnya? Lalu posisikan klep masuk dan buang pada kondisi bebas atau posisi piston pada Titik Mati Atas (TMA).

Cara paling mudah untuk mencapai kondisi ini adalah dengan memutar magnet yang terhubung pada van atau kipas di sebelah kanan mesin. Bila garis pada kipas telah sejajar (gbr.2) dengan tanda segitiga yang terletak di crankcase artinya piston sudah berada pada kondisi TOP atau posisi piston pada Titik Mati Atas (TMA).

Tapi saat piston sudah berada di posisi TMA belum tentu klep dalam keadaan bebas (akhir kompresi). Bila piston berada di TMA pada akhir langkah buang maka kedua klep justru membuka atau tertekan rocker arm. Tapi saat piston berada di TMA pada akhir kompresi, kedua klep akan berada pada keadaan bebas.

“Saat kondisi bebas cirinya kedua rocker arm masih bisa digoyangkan. Atau bisa dilihat dari posisi dekompresi yang berada di atas (gbr.3),” 
Kalau sudah ketemu posisi klep bebasnya, maka sudah bisa langsung setel klep. Khusus yang ini sama dengan setel klep pada umumnya.

Pertama kendurkan mur pengikat pada baut stelan klep. Lalu letakkan fuller gauge (bilah pengukur) sesuai ukuran celah klep ke dalam ujung batang klep.
“Untuk klep isap toleransinya 0,04 mm sampai 0,07 mm, kita ambil tengahnya jadi 0,05 mm. Sedang klep buang toleransinya 0,09 mm sampai 0,13 mm, kita ambil 0,10 mm,”
“Kalau sudah putar baut stelan klep sampai terasa apabila fuller gauge di tarik terasa seret dan apabila didorong tidak bisa. Jangan sampai longgar bisa maju mundur dan terkunci sama sekali tidak bisa gerak (gbr.4),” . Dan terakhir keraskan lagi mur stelan klep.
Gampang kan?
by  wak karim

Minggu, 14 November 2010

Tipe busi dan pengaplikasiannya untuk sepeda motor suzuki

TIPE
NGK
DENSO
RC 80
BP 7 HS
W 22 FP-U
RC 100 BRAVO
BP 7 HS
W 22 FP-U
RC 100 GX
BP 7 HS
W 22 FP-U
RC 110 GS
BP 8 HS
W 24 FP-U
A 100
BP 7 HS
W 22 FP-U
TRS
BP 8 HS
W 24 FP-U
RGR 150
BP 8 ES
W 24 EP-U
TS 125
BP 8 ES
W 24 EP-U
FD 110 SHOGUN
C 6 HS A
U 20 FS-U
FD 110 SMASH
C 6 HS A
U 20 FS-U
SHOGUN 125 R
C 6 HS A
U 20 FS-U
RU 120
BP 8 ES
W 24 EP-U
GSX THUNDER
D 8 EA
X 24 ES-U
FXR 150
CR 8 E
U 24 ESR-N
RK COOL
BP 8 ES
W 24 EP-U
RIDER
CR 8 E
U 24 ESR-N

Kata siapa Suku Cadang SUZUKI Mahal ?

Kebanyakan masyarakat Indonesia menilai/beranggapan suku cadang ASLI SUZUKI Mahal harganya. Memang kita akui sebelum generasi SUZUKI SMASH keluar, suku cadang asli SUZUKI mahal harganya, karena di Import langsung dari Jepang dan tidak ada SUKU CADANG Kwalitas no.2 (KW2) atau ASPAL. Sedangkan suku cadang motor merk lain sejak awal sudah di produksi di Indonesia. Tetapi setelah generasi SUZUKI SHOGUN 110 digantikan generasi SUZUKI SMASH110 dan SUZUKI SHOGUN 125 di launching (diluncurkan) ke pasaran, harga SPARE PART (suku cadang) ASLI SUZUKI sudah sangat terjangkau.Bahkan harganya jauh lebih murah dari spare part motor merk lain, karena telah di produksi di Indonesia, tetapi tidak mengurangi kwalitas dari spare part itu sendiri.Karena sudah melalui kontrol yang sangat ketat dan di awasi oleh ahli-ahli dari jepang. Kalau tidak percaya silahkan anda buktikan sendiri. Bagi yang berlangganan Tabloid motor plus bisa lihat di artikel belanja minggu ini(posting ini belum selesai kami masih dalam pengumpulan data)

Tips Berkendara yang Baik dan Aman Bagi Pengendara Pemula


1. Sebelum berkendara, persiapkan semua kelengkapan keselamatan berkendara seperti : Helm standart, Jaket, sarung tangan, sepatu yang menutupi mata kaki, dan pelindung mata.

2. Cek kelengkapan kendaraan Anda seperti: Spion, Lampu sein, Lampu rem, Lampu utama, Klakson dll

3. Dan jangan lupa Surat ijin mengemudi ( SIM ) dan Surat tanda Nomor kendaraan ( STNK ) jangan sampai ketinggalan di rumah.

4. Pada pengendara pemula, kendala yang sering di temui adalah pengendara motor sulit melakukan manuver di tikungan. Untuk menikung, hal yang dilakukan pengendara tidak hanya membelokkan setang ke arah yang dituju dan memiringkan badan kekiri atau ke kanan. Selain itu pengendara harus memperhitungkan lebar dan bobot kendaraan yang di kendarainya. Hal ini bertujuan, agar pengendara tetap mampu memperhatikan belokan yang akan di lalui.
Menjelang tikungan, kurangi kecepatan, posisikan gigi persneling pada posisi lebih rendah dan Bantu dengan rem untu mengurangi laju motor.
Saat tiba di belokan injak kuat – kuat Footstep motor pada sisi ke arah tujuan belokan sambil mengarahkan stang kemudi secepat mungkin.
Pertahankan posisi gas secara merata, lembut, dan konstan selama menikung.
Saat posisi mau keluar tikungan dan posisi badan sudah mulai tegak, tambahkan kembali kecepatan kendaraan anda secara halus.

5. Kendala lain yang sering di temui adalah kesalahan pada pengereman, Sering kita jumpai para pengendara motor melakukan pengereman dengan mengandalkan rem belakang saja. Padahal hal ini akan mengakibatkan roda belakang sliding / ngepot, yang akhirnya berakibat fatal bagi pengendaranya,
Pengereman yang baik dan aman adalah lakukan pengereman dengan menggunakan rem secara bersama – sama dengan perbandingan rem depan 60% rem belakang 40%. Atau aplikasinya rem depan dulu di fungsikan di lanjutkan dengan rem belakang.
Pengereman juga dapat di Bantu dengan berkurangnya putaran mesin atau biasa disebut engine brake Caranya adalah posisikan gigi persneling pada posisi lebih rendah.

Demikian Tips –tips dari kami. Memang tips ini kurang bermanfaat bagi Brother – Brother yang sudah biasa melakukan touring jauh, tetapi dari hal sepele ini semoga bermanfaat bagi pengendara pemula agar menjadi petouring handal seperti senior seniornya. Rubahlah perilaku berkendara anda mulai dari sekarang !!!!!!.

Dongkrak Tenaga dengan POLISH & PORTING

Ada Trik tambahan dari kami, bagi yang ingin meningkatkan performa motor anda. Yaitu dengan POLISH & PORTING. Apa sih yang di maksud POLISH & PORTING ? POLISH & PORTING adalah jurus menghaluskan dan memperbesar lubang masuk (intake) & lubang keluar (exhaust) pada kepala silinder motor anda, dengan tujuan untuk meningkatkan banyaknya campuran bahan bakar dan udara ke dalam & keluar ruang baker.

Seperti kita ketahui bersama lubang Intake & Exhaust pada motor standar terdapat permukaan yang kasar menyerupai kulit jeruk, yang mengakibatkan terhambatnya aliran campuran bahan bakar yang akan masuk dan keluar dari ruang bakar.

Dalam teknik PORTING, lubang hisap dan buang di kikis dan di perbesar, agar supaya aliran bahan bakar dan udara tidak terhambat menuju ruang bakar. Sedangkan POLISH (menghaluskan), berguna membantu meningkatkan efisiensi makanisme mesin pada waktu ruang bakar menghisap campuran bahan bakar dan udara, serta pada saat ruang bakar mengeluarkan gas buang.

Sebenarnya tekhnik ini adalah tekhnik lanjutan setelah kita mengganti knalpot motor kita dengan tipe freeflow atau biasa di sebut knalpot racing, dan di sertai setting kembali spuyer karburator.

Tekhnik POLISH & PORTING akan lebih terasa hasilnya apabila dibarengi dengan tekhnik mem-Balance (kruk-as) mesin. Karena dengan memBalance mesin, getaran dan gesekan antar komponen dapat di minimalisir. Sehingga performa motor meningkat dan akselerasi, OK.

Mengapa Pada Motor standar lubang intake dan exhaust tidak halus dan keseimbangan (balance) mesin tidak sempurna???? Jawabannya kembali kepada faktor ekonomis. Pada Motor produksi massal, akan sangat mahal apabila tiap unit kendaraan saluran Intake & exhaust nya di haluskan secara presisi dan memBalance mesin dengan getaran mendekati nol. Makanya dalam proses produksi massal biasanya diijinkan toleransi dalam batas wajar.

AWASS.!!! Jangan Gonta - Ganti Tipe Oli

Suatu hari ada seorang biker komplain kepada seorang mekanik, setelah motornya di servis dan ganti oli. Suara motor biker tersebut menjadi kasar dan akselerasinya berat. Padahal menurut penuturan sang mekanik, dia hanya menservis motor tersebut sesuai dengan aturan pabrikan motor.

Setelah diselidiki tenyata permasalahan bersumber pada oli, tapi jangan terburu - buru menuduh oli yang di beli palsu. Kasus seperti ini banyak terjadi karena kurang fahamnya pemilik motor tentang oli yang di pakai. Pada dasarnya oli ada 2 tipe yaitu oli mineral dan oli sintetis dan perpaduan dari keduanya biasa di sebut oli semi-sintetis.

Mari kita analisa tentang kasus di atas. Motor yang memakai oli sintetis, jeroan mesinnya akan terlapisi film dari bahan aditif oli. Sehingga kerenggangan atau celah antar komponen bergerak akan terisi dan terlindungi, khususnya celah dinding silinder dan piston. Setelah ganti oli, ternyata oli yang di masukkan ke dalam mesin adalah oli dengan bahan dasar mineral. Maka rusaklah lapisan film yang di bentuk oleh oli sintetis tadi. Akibatnya celah menjadi kosong dan gesekan antar metal di dalam mesin tidak lagi terlindungi oleh film oli cuma di tahan oleh pelumas, sehingga bunyi mesin menjadi kasar.

Pada kasus lain terjadi sebaliknya. Ada biker yang selalu memakai oli mineral pada motornya. Suatu saat dia mengganti oli dengan oli sintetis. motornya malah menjadi berisik. Tetapi pada kasus ini penyebabnya berbeda. Motor menjadi berisik, dikarenakan oli sintetis yang di pakai mengandung deterjen. Sehingga kerak atau kotoran yang menempel di dalam mesin menjadi rontok semua. Alhasil mesin menjadi bersih dan bebas kerak. Efeknya mesin lebih berisik dari sebelumnya.

Dan analisa beratnya akselerasi / tarikan motor, dikarenakan kekentalan oli yang biasa dipakai biker tersebut diatas adalah SAE 10W-40 dan di ganti oli yang lebih kental menjadi 20W-50, sehingga mesin akan menjadi lebih berat untuk berputar.

Saran kami adalah :
1. Gantilah oli motor anda dengan tipe oli yang sama, meskipun merk berbeda.
2. Apabila anda sering gonta - ganti tipe oli, gantilah juga filter oli pada saat penggantian oli. Karena di khawatirkan rontoknya film oli atau kerak oli akan menyumbat filter oli.
3. Pakailah oli dengan kekentalan 10W-30 atau 10W-40 untuk menunjang akselerasi motor anda.
4. Pakailah oli yang berumur panjang, misalkan 5000-6000km baru ganti oli lagi.

TIPS MEMBERSIHKAN KOTORAN MEMBANDEL PADA MOTOR

Bagi anda yang baru membeli motor bekas dan ingin motornya terlihat bersih seperti baru. Atau anda tipe biker jorok yang jarang membersihkan motornya sehingga kotoran menempel di kolong mesin dan sulit untuk di bersihkan. Dengan tips yang akan kami berikan, boleh percaya atau tidak niscaya kotoran dan karat yang menempel tahunan bablas semua.....






Siapkan bahan – bahan di bawah ini :
1. Air keras / Hidrogen fluoride (H2F)
2. Shampo Motor ( boleh merk apa saja)
3. Air tanah / Air ledeng
4. Tempat sabun colek / mangkok
5. Kuas / Sikat gigi bekas

Cara mencampur bahan – bahan di atas adalah :
Siapkan tempat sabun colek / mangkok
2. Tuangkan 150cc air tanah / air ledeng, di campur dengan 50cc air keras / Hidrogen fluoride
3. campurkan juga 1 sachet shampo motor, lalu aduk sampai rata dan berbusa
4. Gunakan kuas / sikat gigi untuk mengoleskan campurantadi ke kotoran / karat yang membandel
5. Setelah di oles sebaiknya cepat - cepat dibilas dengan air bersih, dan jangan sampai lebih dari 30 detik. Karena akan mengakibatkan cat menjadi belang.

Catatan :
Pergunakanlah sarung tangan yang terbuat dari karet pada saat mencampur dan mengoleskan campuran diatas. Di khawatirkan tangan anda akan melepuh terkena air keras.

SELAMAT MENCOBA...........

CARI TAHU TENTANG OLI

Kalau kita jeli mengamati kemasan oli yang biasa kita pakai pada motor kita, pastilah tertera kode - kode yang sangat sulit kita pahami, seperti SAE, API, JASO, dan lain - lain. Mari kita bahas satu - persatu hal - hal yang berhubungan dengan oli, selain itu kita akan mengupas lebih dalam tentang oli seperti konduktivitas, Flash point, Pour Point, oksidasi, pewarna dan parfum oli.





1. Viskositas / kekentalan oli

Viskositas oli di ukur dengan alat viscosimeter. Satuannya dalam S.S.U (Socoud Saybolt Universal) tetapi dalam prakteknya S.S.U cuma dipakai dalam teori pengukuran dalam ilmu tehnik saja. Dalam prakteknya viskositas oli memakai SAE (Society of Automotive Engineer). Contoh : SAE 20W-50, angka 20 dan 50 menyatakan viskositas oli. Sedangkan W singkatan dari Winter artinya musim dingin. Apabila diartikan keseluruhan 20W-50 adalah pada saat musim dingin kekentalan oliada pada angka 20 dan pada saat musim panas kekentalan oli ada pada angka 50. oli seperti ini biasanya di sebut MULTI GRADE.

Karena di Indonesia perubahan suhu / cuaca tidak se-extreem di daerah orang bule, maka ada pihak pabrikan oli yang memproduksi oli single grade atau kekentalan tunggal, Misalnya: SAE40.

Intinya semakin kecil viskositas oli, semakin mudah oli tersebut mengalir pada komponen mesin, Contohnya; SAE 10W-30. Begitu juga sebaliknya, semakin besar viskositas oli, semakin sulit pula oli tersebut mengalir dan mengisi rongga - rongga pada komponen mesin contoh: SAE 20W-50. Dan yang lebih kental agi SAE 90 yang biasa di gunakan pada gardan mobil.

2. API Service dan JASO

API (American Petroleum Institute) merupakan lembaga yang menghomologasi mutu oli di seluruh dunia. Biasanya di cantumkan berdampingan dengan kode viskositas oli contohnya: SAE10W-30 API SJ. Semakin besar/ mundur huruf setelah "S" semakin bagus kwalitas dari oli tersebut Misalnya: API SG lebih bagus dari API SD.

JASO (Japanese Automotive Standards Organization) merupakan lembaga standar oli yang dimiliki oleh jepang dan biasanya digunakan pada standar oli sepeda motor kode yang biasa digunakan MA,MA-2,MB.

3. Konduktivitas

Oli selain sebagai minyak lumas, juga sebagai penghantar/ pengalir panas dalam mesin. contohnya: Wilayah mesin terpanas dari mesin adalah silinder head dan blok silinder, apabila tidak ada oli yang mengalir pada silinder head maupun celah silinder dan piston, piston akan macet karena memuai.

4. Flash Point

Flash Point adalah titik suhu oli menguap. Oli jelek biasanya gampang menguap, karena tidak tahan panas. Rata - rata motor di Indonesia suhu oli di dalam mesin berkisar 105 derajat celcius. Apabila anda mengganti oli motor dengan menuangkan oli kedalam mesin 800 ml dan pada saat pergantian oli berikutnya oli tersebut berkurang dari 800 ml, berarti oli yang anda gunakan berkwalitas kurang bagus ( dengan catatan tidak ada kebocoran pada silinder dan sil klep/katup).

5. Pour Point

Pour point adalah titik terendah suhu oli dalam keadaan encer. Untuk Indonesia Pour Point tidak seberapa berpengaruh, karena suhu di Indonesia tidak pernah dibawah 0 derajat celcius dan rata - rata oli yang beredar di Indonesia Pour Point-nya berkisar -26 derajat celcius.

6. Oksidasi

Oksidasi adalah reaksi kimiayang terjadi antara oksigen (O2) dengan Hidrokarbon (HC) di dalam oli. Hasil oksidasi dapat menimbulkan kerak dan bersifat asam. Sehingga jangan sekali - kali menyimpan motor dengan oli bekas pakai.

7. Warna oli

Pewarna oli menunjukkan jenis zat pelicin yang di tambahkan pada oli tersebut. Contohnya : Lilin, olinya berwarna hijau atau Naftenik, olinya berwarna kebiru - biruan.

8. Parfum oli
Parfum oli biasanya di tambahkan 0,1-0,5% dari volume oli, tapi sangat di sayangkan parfum oli biasanya akan mengurangi dari performa oli tersebut. Makanya di benua eropa dan amerika parfum oli tidak pernah di gunakan.

Gambar Modifikasi Suzuki Skydrive 125 (2010)


Upgrade CVT Suzuki Skydrive, Lincah Dipakai Ngejos

Skutik Suzuki Skydrive dengan modal mesin 125cc, sudah terkenal lincah dan responsif. Tapi buat bikers yang suka ngebut, konon masih kurang jos. Biar makin lincah dipakai ngejos, rahasianya simple. Cukup upgrade CVT untuk mengurangi selip sehingga tenaga mesin bisa tersalur maksimal di roda.

Seperti dibuktikan wak karim, mekanik suzuki arjosari malang,. Pertama, ganti bobot roller.

“Standarnya terlalu berat, sehingga akselerasi kurang responsif. Cukup ganti 3 roller dengan berat 12 gram. Sisanya tetap standar. Pasangnya selang-seling. Roller bisa pakai punya Spin,” terangnya bersemangat.







Kedua, per CVT ganti yang memiliki spek sedikit lebih keras untuk mengurangi selip. Silahkan pakai punya Yamaha Mio tapi produk aftermarket seperti merk Endurance.



Ketiga, per sentrifugal justru diganti dengan spek lebih lembut agar mengembang lebih cepat. Alhasil tarikan motor bisa lebih responsif. “Silahkan pakai merek TDR yang memiliki spek 1000 rpm.  Part ini juga punya Mio,

Forum diskusi tentang sepeda motor silahkan tulis disini: